A. Selayang Pandang
Benteng Somba Opu dibangun oleh Sultan Gowa ke-IX yang bernama Daeng Matanre Karaeng Tumapa‘risi‘ Kallonna pada tahun 1525. Pada pertengahan abad ke-16, benteng ini menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi pedagang asing dari Asia dan Eropa. Pada tanggal 24 Juni 1669, benteng ini dikuasai oleh VOC dan kemudian dihancurkan hingga terendam oleh ombak pasang. Pada tahun 1980-an, benteng ini ditemukan kembali oleh sejumlah ilmuan. Pada tahun 1990, bangunan benteng yang sudah rusak direkonstruksi sehingga tampak lebih indah. Kini, Benteng Somba Opu menjadi sebuah obyek wisata yang sangat menarik, yaitu sebagai sebuah museum bersejarah.B. Keistimewaan
Benteng Somba Opu dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen. Secara arsitekturial, benteng ini berbentuk persegi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7 hingga 8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng dipagari dengan dinding yang cukup tebal. Di dalam benteng, terdapat beberapa bangunan rumah adat Sulawesi Selatan (yang mewakili suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Kajang), sebuah meriam bernama “Baluwara Agung” sepanjang 9 meter dengan berat 9.500 kg, dan sebuah museum yang berisi benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Gowa. Dengan mengunjungi benteng ini para pengunjung dapat memperoleh sejumlah informasi mengenai sejarah dan kebudayaan dari berbagai suku-bangsa yang ada di Sulawesi Selatan.C. Lokasi
Benteng ini terletak di Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.D. Akses
Benteng Somba Opu berjarak 25 km dari Kota Makassar. Dari arah Jl. Cendrawasih (sebagai pusat Kota Makassar), perjalanan dapat ditempuh selama 15 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum berupa taksi, ojek, dan pete-pete (mobil mikrolet). Ongkos naik taksi sekitar Rp.25.000,-, sedangkan pete-pete dan ojek sekitar Rp. 7.000,-.E. Harga Tiket
(masih dalam proses konfirmasi)F. Akomodasi dan Fasilitas
Di komplek Benteng Somba Opu tersedia pelayanan guide yang akan membantu para wisatawan yang ingin mengetahui tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan benteng ini.(Samsuni/wm/04/01-08)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar